Asal-Usul Kata 'SOS' dan 'Mayday'

1.SOS
Apa arti SOS sesungguhnya? Ada yang bilang SOS adalah singkatan dari “Save Our Ship”, “Save Our Souls”, “Survivors On Ship”. Ada pula yang menyatakan bahwa SOS adalah siangkatan dari “Save Our Sailors”, “Stop Other Signals”, dan “Send Out Sailors”. Mana yang benar?

Sebenarnya, SOS bukan singkatan—melainkan kode Morse (alfabet yang digunakan pada telegraf, cikal bakal terciptanya komunikasi canggih seperti sekarang). Dipilihnya huruf S-O-S adalah karena mudah diingat jika dituliskan (dalam kode Morse). S = titik titik titik, dan O = garis garis garis (• • • - - - • • •).

Pada masa kini, SOS menjadi nama untuk tanda bahaya kode Morse internasional. Tanda itu pertama kali digunakan oleh pemerintah Jerman pada 1 April 1905, dan menjadi standar di seluruh dunia sejak 3 November 1906 untuk mengisyaratkan keadaan bahaya.

Dalam perkembangannya kemudian, banyak orang yang “menempatkan” kata-kata atau kalimat tertentu sebagai kepanjangan SOS. Kata-kata itu bisa “Save Our Ship”, “Save Our Souls”, “Survivors On Ship”, “Save Our Sailors”, “Stop Other Signals”, dan “Send Out Sailors”.

Tanda SOS pertama kali digunakan oleh kapal legendaris "Titanic" saat menjelang ajalnya. Namun sayangnya tanda SOS saat itu belum dikenal luas. Tidak heran pada saat musibah Titanic, kapal-kapal di sekitarnya terlambat merespon dan memberi bantuan.

 
2.Mayday
Istilah “Mayday” sering kali digunakan sebagai tanda atau kode bahaya, khususnya di pesawat. (Saya sering melihat di film, pilot pesawat meneriakkan, “Mayday! Mayday!” ketika menghadapi masalah atau bahaya tertentu). Apa sebenarnya arti “Mayday”?

“Mayday” adalah tanda bahaya yang digunakan dalam hubungan komunikasi radio. “Mayday” berasal kata dari “M’aidez” yang dalam bahasa Prancis berarti “Tolong saya.”

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...