Puisi yang Bermotivasi

MENGGAPAI IMPIAN
Ada cahaya dalam setiap kata
Berkobar bagai api di malam hari
Berkilat-kilat menyinari jalan
Agar harapan dan impian bersinar kelak
Memberi cahaya pada kehidupan
Gemerlap bagai intan
Memancarkan cahayanya
Maka raihlah cahayamu
Biar semua lihat
Dan jangan pernah lepaskan
Impianmu adalah kunciannya


SAAT-SAAT SULIT
Menggapai udara
Kita meraih tapi tak dapat menyentuh
Semua yang kita inginkan pgitu saja
Semua yang membuat kita mengaduh
Mengapa kita berkabung
Sementara semuanya tak berbilur
Di mana kita harus bernaung
Ketika air mengguyur
Hidup akan memberi mawar
Dengan kelopak berjatuhan
Meninggalkan kegembiraan dan kesedihan
Dari kenangan yang kita kumpulkan
Maka bila waktu adalah harta kita yang paling berharga
Dan cinta adalah yang paling kita butuhkan
Berikanlah semua milikmu kepada sesama
Tak ada yang lebih diimpikan


MENEMBUS RINTANGAN
Aku tak melawan saat tangan-tangan tak terlihat itu menyeretku
Aku hanya menunggu seseorang menarikku kembali
Aku bertanya-tanya kenapa tak seorangpun menolongku
Akhirnya, aku menyadari mereka menggapai-gapai
Tapi mereka tak mampu meraihku
Dan tak ada tali yang cukup panjang untuk kupegang
Jadi, dengan seluruh kekuatanku, aku mulai mendaki gunung itu
Karena aku mulai menyadari hanya aku sendiri
Dengan tali yang cukup panjang untuk mengeluarkan diriku dari sini


KETIKA HARUS MEMILIH
Aku tak ingin berada dalam keluarga lain
Atau memilih teman berdasarkan popularitas
Aku tak ingin merubah penampilan agar orang menyukaiku
Atau mencemooh orang yang berbeda dariku
Aku tak ingin mencoba obat terlarang
Atau kehilangan keperkasaanku sebelum dewasa
Itulah pilihanku
Kamu tahu kenapa?
Karena aku tahu mana yang benar dan mana yang salah
dan aku memilih yang benar
Aku memilih jadi diriku sendiri


KEMATIAN DAN MENGHADAPI KEMATIAN
Aku tak lagi mendengar tawamu
Aku tak lagi melihat senyummu
Kuharap kita dapat berbicara lagi
Walau hanya sejenak
Aku tahu kau menjagaku
Melihat semua yang kulakukan
Meski kutahu kau selalu bersamaku
Aku akan tetap merindukanmu
Kau menunjukkan betapa pendeknya kehidupan
Yang dapat berakhir kapan pun
Tetapi tidak peduli di mana pun kau berada
Kau akan selalu menjadi sahabatku
Dan bila saatku tiba
Kau akan di sampingku menunjukkan jalan
Kuharap kau masih di sini bersamaku
Tapi suatu hari nanti kita kan berjumpa lagi

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...